KARAKTERISTIK ADMINISTRASI PERKANTORAN
1. Bersifat
pelayanan
Pekerjaan
kantor bersifat pelayanan karena berfungsi membantu pekerjaan lain(pekerjaan
utama/ pokok) agar pekerjaan tersebut dapat berjalan dengan efektif dan
efisien. Pekerjaan kantor dilakukan untuk membantu orang-orang lain dalam
pekerjaannya secara lebih efektif.
Bersifat
pelayanan yaitu tata usaha melayani pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan operatif
untuk mencapai tujuan dari suatu organisasi.
Seperti
dijelaskan diatas, bahwa pekerjaan kantor adalah melayani pelaksana pekerjaan
operasional (tugas-tugas pokok kantor) dalam pencapaian tujuan organisasi.
G.R. Terry
menyebutkan bahwa pekerjaan kantor sebagai pekerjaan pelayanan (service work).
Yang berfungsi memudahkan dan meringankan. Pekerjaan kantor berperan membantu
pekerjaan pekerjaan lain, agar dapat berjalan lebih berdaya guna.
Herry L.
Wilie dan Robert P. Brecht menyebutkan, pekerjaan kantor berperan sebagai satuan
organisasi pelayanan (service unit) yang bertujuan memberikan pelayanan kepada
bagian dalam organisasi atau perusahaan.
Dalam
perusahaan, pekerjaan kantor tidak langsung mendatangkan laba, sebagaimana
dilakukan oleh pekerjaan operatif atau lapangan misalnya bagian produksi atau
penjualan. Namun produksi atau penjualan tersebut dapat berhasil dan
menguntungkan, apabila pekerjaan kantor berhasil melayani kebutuhan produksi
atas penjualan tersebut.
Contoh :
·
Tugas utama sekolah adalah memberikan pendidikan dan
pengajaran kepada siswa sesuai dengan tingkatan siswa. Tugas utama guru adalah
mengajar dan mendidik siswa. Tetapi dalam menjalankan tugasnya guru memerlukan
bantuan dari pekerjaan ketatausahaan, seperti mencatat kemajuan belajar siswa,
menyiapkan rapot.
·
Tenaga penjualan terbantu dengan pekerjaan
administrasi penjualannya.
·
Bagian permodalan terbantu dalam memelihara bukti
tertulis mengenai kedudukan keuangan perusahaan.
·
Bagian produksi terbantu untuk memperbaiki pelayanan
dan menentukan biaya-biaya yang lebih rendah.
·
Petugas
perpustakaan melakukan pencatatan siswa yang meminjam bukudi perpustakaan.
·
Teller bank,
mendata orang yang menabung di bank.
·
Dokter
melakukan pemeriksaan kepada pasien. Dan perawat mencatat riwayat atau hasil
visum dari dokter yang kemudian disimpan untuk memberi keputusan pasien
menderita penyakit apa.
·
Sekretaris
membantu atasan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan atasan.
·
Siswa
membantu guru untuk mencatat nama-nama siswa yang membuat onar dikelas.
·
Wakil kepala
sekolah membantu kepala sekolah untuk menyelesaikan pekerjaannya.
2. Bersifat terbuka
dan luas
Artinya
pekerjaan kantor dapat dilakukan di mana saja dalam suatu organisasi, tidak
terbatas di kantor (gedung) saja tetapi
dapat pula dilakukan di luar kantor (diluar
gedung) sekalipun.
Administrasi perkantoran diperlukan dimana-mana dan dilaksanakan dalam seluruh
organisasi.
Contoh:
·
Seorang
petugas sensus penduduk melakukan pekerjaan kantor saat ia melakukan pendataan
dengan mendatangi rumah-rumah.
·
Petugas
listrik melakukan pencatatan meteran listrik ke rumah-rumah.
·
Petugas
pemeriksa karcis kereta api melakukan pemeriksaan karcis keda penumpang.
·
Petugas PDAM
melakukan pencatatan meteran air ke rumah-rumah.
·
Petugas gas
elpiji melakukan pemeriksaan dan pendataan ke rumah-rumah.
·
Petugas pengirim
barang mengantar barang yang dikirim kerumah-rumah dan mencatat penerima.
·
Polisi yang
melakukan razia, mencatat nama pelanggar dan sanksi yang didapat.
Artinya
pekerjaan kantor dapat dilakukan oleh siapa saja, mulai dari pimpinan yang
paling tinggi sampai karyawan yang paling bawah sekalipun.
Sebagai
akibat perembetan pekerjaan kantor ke segenap bagian organisasi, maka pekerjaan
itu akan dilakukan oleh semua orang yang ada dalam organisasi tersebut.
Meskipun pekerjaan kantor dapat menjadi tugas sekelompok pegawai (misalnya
bagian tata usaha), akan tetapi pekerjaan itu akan menjadi monopoli kelompok
pegawai tersebut. Pekerjaan kantor akan dilakukan oleh pejabat pimpinan
tertinggi (dengan tidak mengubah kedudukannya) sampai pegawai terendah.
Misalnya seorang direktur menelepon kantor lain untuk menghimpun data atau
keterangan yang diperlukan atau sebaiknya menerima telepon dari kantor lain.
Seorang mandor pabrik mencatat para pekerja atau karyawan yang tidak masuk atau
yang lembur tanpa mengurangi tugas pokoknya sebagai mandor. Seorang pegawai
rendah, selain bertugas membersihkan kantor sering pula mendapat pekerjaan
mengantar surat dan mengisi buku ekspedisi.
Contoh :
·
Seorang manajer, tugasnya adalah menggerakkan karyawan
untuk bekerja sebaik mungkin, namun manajer juga melakukan pekerjaan kantor
untuk membantu tugasnya dalam me-manage bawahannya, seperti menyimpan dokumen
sendiri, melakukan panggilan telepon sendiri kepada relasi.
·
Pengisian
jurnal kelas, dapat dilakukan oleh siswa lain selain sekretaris kelas.
·
Seorang
kurir, dalam menyampaikan surat kepada orang lain ia akan melakukan pencatatan
dan meminta bukti penerimaan surat kepada pihakyang dituju.
·
Pak satpam
dititipkan surat oleh wali murid untuk diserahkan kepada pihak yang dituju.
Sebelum sampai kepada pihak yang dituju, pak satpam mencatat di buku penerimaan
surat.
·
Guru dapat
menulis surat kepada kepala sekolah karena berhalangan hadir untuk mengajar.
·
Kakak kelas
mendatangi kelas-kelas untuk mencatat
siswa yang akan mengikuti ekstrakulikuler yang ditawarkan.
S Siswa yang bertugas piket sebagai resepsionis, mecatat nama guru yang hadir.
Apabila kita simak kembali peranan dari ciri-ciri
pekerjaan kantor sebagaimana yang telah diuraikan diatas, memperlihatkan kepada
kita bahwa pekerjaan kantor pada umumnya merupakan suatu fungsi yang memberikan
bantuan (facilitating function) dan merupakan urat nadi bagi setiap organisasi
modern. Secara umum pekerjaan kantor meliputi aktivitas manajerial mulai dari perencanaan,
pengorganisasian, penggerakan dan
pengawasan. Sedangkan secara khusus (tugas operatif sehari-hari atau
unit) pekerjaan kantor meliputi tugas-tugas menghimpun, mencatat, mengolah,
menggandakan, mengirim dan menyimpan.